Manfaat Tidur Miring Kanan Ala Rasulullah untuk Jantung

Manfaat Tidur Miring Kanan Ala Rasulullah untuk Jantung

Manfaat Tidur Miring Kanan Ala Rasulullah untuk Jantung –  Kita semua tahu bahwa tidur miring ke kanan adalah posisi tidur yang dianjurkan dalam Islam.
Rasulullah SAW. bersabda. “Apabila kamu hendak tidur, berwudhulah seperti kamu berwudhu untuk salat. Kemudian berbaringlah di rusukmu sebelah kanan.”
Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata posisi tidur ala Rasulullah SAW ini sangatlah bermanfaat untuk kesehatan jantung Anda.

Yuk kita bahas lebih detail kenapa bisa demikian.

Ketika kita tidur miring ke kanan, jantung yang letaknya di sebelah kiri akan berada di posisi atas. Dan ketika jantung berada di atas, jantung akan terbebas dari beban dan tekanan dari organ tubuh lainnya. Dalam penelitian yang diterbitkan di The American Journal of Cardiology, posisi tidur ala Rasulullah SAW. ini dapat meningkatkan saraf simpatik jantung. Di mana, saraf simpatik jantung berguna untuk meningkatkan kekuatan kontraksi jantung, detak jantung, sehingga jantung bekerja lebih optimal dalam memasok oksigen darah ke seluruh tubuh. Oleh karenanya, terutama pengidap penyakit jantung korener sangat disarankan untuk tidur miring ke kanan seperti anjuran Rasulullah SAW ini, agar jantung mudah dan efektif dalam bekerja.

Artikel : Manfaat Tidur Miring Kanan Ala Rasulullah untuk Jantung

Dalam prosesnya, tidur miring ke kanan juga akan berpengaruh pada kesehatan otak.
Sebab ketika tidur miring ke kanan, jantung berada di posisi lebih tinggi dari otak. Dengan posisi jantung lebih tinggi, darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi akan mengalir banyak ke otak. Sebagai informasi, hal serupa juga berlaku ketika kaum muslimin sujud ketika salat. Oleh karenanya, sujud dan tidur miring ke kanan adalah posisi jitu agar otak dapat ternutrisi dengan baik, sehingga kesehatan otak tetap terjaga.

Tak hanya itu, penelitian yang diterbitkan di Journal of Neuroscience juga mengungkapkan, tidur miring ke kanan adalah cara yang paling efesien untuk membersihkan racun kotoron yang disebut dengan neurotoksin. Ketika tidur miring kanan, cairan serebrospinal bekerja berkali-kali lebih keras untuk membawa racun yang ada di sekitar otak. Racun tersebut kemudian mengalir melalui semacam sistem perpipaan yang bernama sistem glimfatik hingga berakhir di hati. Di hati, racun-racun tersebut kemudian akan dinetralisasi dan dibuang melalui urine.

Artikel : Manfaat Tidur Miring Kanan Ala Rasulullah untuk Jantung

Selain tidur miring ke kanan, anda dapat melakukan sunnah tidur ala Rasulullah SAW lainya, yakni
1. Berwudhu sebelum tidur, agar tubuh bersih dari kuman dan bakteri selama 6-8 jam tertidur
2. Menebas kasur tidur untuk membersihkan debu dan kotoran sambil dengan mengucapkan Basmalah.
3. Mematikan lampu atau dalam keadaan redup, guna meningkatkan pelepasan hormon melatonin agar tidur menjadi berkualitas.

Sebarkan ya agar orang-orang tahu betapa berkhasiat sunah tidur ala Rasulullah SAW untuk kesehatan kita.
Tetap semangat dan yuk lawan kemustahilan bersama masagi Indonesia.

Artikel Diatas Berisi Tentang : Manfaat Tidur Miring Kanan Ala Rasulullah untuk Jantung

Baca Juga : Khasiat Luar Biasa Daun Jeruk Untuk Kesehatan

Jika anda membutuhkan minuman kesehatan yang mampu untuk menyembuhkan penyakit seperti, kanker, diabetes, serangan jantung, atau penyakit lainnya, silahkan berkunjung ke situs kami Masagi untuk mendapatkan kebaikan alami.

Waktu Tidur Yang Dilarang Rasulullah

Waktu Tidur Yang Dilarang Rasulullah

Inilah Waktu Tidur yang Dilarang Rasulullah SAW yang Ternyata Sejalan dengan Ilmu Medis

Tidur merupakan salah satu hal yang dibutuhkan tubuh untuk mengistirahatkan diri. Namun banyak kaum muslim dan muslimat yang masih kurang peduli terhadap waktu tidur yang baik. Bahkan Rasulullah SAW. telah melarang untuk tidur di waktu ini yang ternyata sejalan dengan ilmu medis.

1. Tidur di Setelah Subuh

Anda pasti sering mendengar kalimat “Awas rezekinya dipatok ayam” saat seseorang masih tidur meski matahari telah terbit. Ya, sebab subuh merupakan waktu yang sebaiknya digunakan hamba Allah untuk bergerak dan beraktivitas mencari rezeki, seperti yang telah disabdakan Rasulullah SAW. dalam riwayat sahabat Ibnu Abbas Radiallahu ‘anha:
“Seusai shalat fajar (subuh), janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rizki.”

Larangan tidur di waktu subuh oleh Rasulullah SAW. ini ternyata sejalan dengan ilmu medis. Dalam jurnal penelitian di National Academy of Sciences, tidur di pagi hari bisa menyebabkan penyumbatan aliran pembuluh darah yang menyalurkan nutrisi makanan penting ke tubuh. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada sistem kekebalan, metabolisme, dan gula darah tubuh, yang mana meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti diabetes, stroke, sampai jantung. Bahkan, risiko tulang keropos atau osteoporosis juga meningkat karena tulang kekurangan vitamin D dari matahari dan nutrisi penting lainnya seperti kalsium, kalium, dan magnesium.

Waktu Tidur Yang Dilarang Rasulullah

2. Setelah Ashar

Rasulullah SAW. telah mewanti-wanti dampak buruk tidur setelah ashar dalam hadistnya, seperti yang telah diriwayatkan oleh ‘Aisyah Radhiyallahu anha:
“Barangsiapa yang tidur setelah shalat Ashar lalu akalnya hilang, maka janganlah dia mencela (menyalahkan) kecuali dirinya sendiri.”

Hilangnya akal yang dimaksud ini dikarenakan tidur sore menyebabkan kerusakan saraf yang ada di otak. Sehingga ketika terbangun biasanya akan merasakan pusing, sakit kepala, bahkan linglung, sulit membedakan ini malam atau pagi ketika terbangun.

Waktu Tidur Yang Dilarang Rasulullah

3. Sebelum Isya

Waktu lain yang dilarang untuk tidur dalam islam adalah setelah magrib alias sebelum isya, seperti hadist yang berbunyi:
“Bahwasannya Rasulullah SAW, membenci tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya” (HR. Bukhari 568 dan Muslim 647).

Lalu kenapa Rasulullah SAW. membenci tidur sebelum waktu isya? Hal ini dikarenakan tidur sebelum waktu isya bisa menyebabkan orang kebablasan tidur sampai subuh atau pagi hari. Jurnal penelitian di Sleep Advisor mengungkapkan, tidur yang terlalu lama (hipersomnia) alias lebih dari 9 jam, itu bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, bahkan stroke. Hal ini disebabkan tidur terlalu lama bisa menyebabkan kenaikan berat badan, peradangan, dan penyumbatan pembuluh darah bahkan ke otak.

Itulah waktu-waktu yang dilarang dalam islam berdasarkan sabda Rasulullah SAW. Selain banyak mudorotnya dalam segi agama, ternyata dalam segi medis juga berdampak buruk pada kesehatan.

Untuk itu, sebagai seorang muslim sudah sebaiknya mencontoh jam tidur Rasulullah SAW. Bisa tidur ba’da isya atau jam 9 malam, dan bangun sekitar 2-3 pagi untuk salat tahajud, serta tidur siang sekitar 15-30 menit.

Artikel Diatas Berisi Tentang : Waktu Tidur Yang Dilarang Rasulullah

Baca Juga : Khasiat Minum 3 Butir Telur Setiap Hari

Jika anda membutuhkan minuman kesehatan yang mampu untuk menyembuhkan penyakit seperti, kanker, diabetes, serangan jantung, atau penyakit lainnya, silahkan berkunjung ke situs kami Masagi untuk mendapatkan kebaikan alami.